Tuesday, September 27, 2016

Malam Minggu Yang Sial

  Infotech Ridho       Tuesday, September 27, 2016


Hai Selamat Pagi sahabat blog semua, kali ini saya ingin berbagi cerita tentang malam minggu saya yang amat sial nih, tapi kesialan ini saya jadikan sebuah peringatan untuk selalu lebih hati-hati lagi dalam melakukan suatu hal apapun dan sekecil apapun, yuk mari kita baca.


Pada Hari Sabtu pagi tanggal 24 september 2016, sekitar pukul 7.15 saya berangkat menuju ke kantor tempat dimana saya bekerja, dipagi yang amat cerah itu saya tidak tau kenapa saya sangat semangat sekali untuk bekerja, mungkin faktor weekend kali ya hehehehe,

Saya menunggangi kuda besi kesayangan saya yang saya beri nama sih biru, sih biru ini belum lama juga saya gunakan untuk bekerja baru sekitar 10 bulan lalu, sih biru ini motor loh ya hehehehe, si biru saya beli tepatnya tanggal 16-oktober-2015 lalu, saya sangat menyanyangi si biru, mulai dari pertama kali saya beli selalu saya rawat, mulai dari kotoran sampai servis apapun yang membuat sih biru ini makin membaik kondisinya. nah saya pun menempuh perjalanan sekitar 45 menit untuk sampai ke kantor saya, jadi saya tiba sekitar jam 08.00 pagi. memang cukup jauh jarak antara rumah saya dengan kantor, tapi mau gmana lagi yang penting kita mendapatkan penghasilan.

nah disela-sela saya bekerja, manager menginformasikan kepada seluruh karyawan melalui sms untuk datang ke acara syukuran kawan kerja yang baru saja menikah, Ba'da Isya, dan akhirnya saya bilang saya akan datang kerumahnya ba'da isya. dan saya kembali melanjutkan pekerjaan.

Waktu pun dengan cepat berputar dan tiba saatnya waktu pulang, dihari sabtu saya pulang pukul 12.00, Tapi pada hari sabtu ini saya mempunyai pekerjaan tambahan jadi saya harus overtime, dan Akhirnya pada pukul 15.00 saya sudah menyelesaikan pekerjaan saya dan saya bersiap-siap untuk pulang ke Rumah dengan menunggangi sih biru dengan hati riang gembira.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit, loh kenapa kok bisa 30 menit sedangkan tadi berangkat 45 menit? iya soalnya kalau hari sabtu itu apalagi jam 3 jalan itu sangatlah sepi karena seluruh karyawan jarang yang bekerja pada hari sabtu lewat dari jam 12. Nah pada pukul 15.35 saya sampai di rumah orang tua saya yang tercinta. dan akhirnya saya pun melanjutkan aktivitas saya yang lainnya, setelah itu beristirahat sambil menunggu waktu magrib tiba.

kita lewatin saja ya aktivitas saya diwaktu magrib dan Isya kita lanjutkan aktivitas saya setelah ba'da isya saja.

Akhirnya waktu isya sudah lewat dan akhirnya tiba saatnya saya hendak pergi kerumah kawan saya yang mengadakan syukuran atas pernikahannya. saya pun bersiap-siap dengan pakaian kemeja rapi dan celana jeans panjang. karena jarak yang saya tempuh cukup jauh, akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan sarung tangan saat mengendarai motor.

saya pun pergi tanpa berpamitan dengan ibu saya, karena beliau sedang tidur karena tidak enak badan, sedangkan bapak saya sudah pergi ke rumah temannya, nah saya pun menunggangi sih biru lagi untuk mencapai rumah kawan saya itu,

setelah saya menempuh jarak kira-kira selama 45 menit akhirnya saya berhenti sejenak untuk sms kawan saya yang tau dimana rumah kawan saya yang mengadakan syukuran, tetapi karena tak kunjung mendapatkan balasan akhirnya saya pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan, setelah itu saya mempunyai inisiatif untuk bertanya dengan warga sekitar alamat yang saya punya, saya pun bertanya, Permisi Pak, tau gak alamat ini dimana?  warga pun menjawab, Oh mas sudah kelewatan, daerah yang mas tuju itu disebelah sana nanti ada gapura dan mas belok saja kekanan. Nah saya pun mengucapkan terima kasih kepada warga tersebut. dan saya pun melanjutkan perjalanan kembali, setelah sampai didepan gapura saya pun bingung karena jalan didaerah tersebut tidak mempunyai lampu penerangan yang cukup dan akhirnya saya menemukannya letak gapura itu dan gang untuk masuk kedalamnya. akhirnya saya ingin menyebrang dan memasuki gang tersebut, saya melihat sebelah kanan dan sebelah kiri, tidak ada kendaraan akhirnya saya memutuskan untuk maju, kan beberapa detik setelah saya maju tiba tiba,

DUARRRRRR DUARRRR ternyata ada yang menabrak saya dari kiri, dan saya pun terseret sejauh 5 meter, dan setelah itu ternyata setelah saya check badan saya hanya terluka sedikit dan saya memutuskan untuk memindahkan si biru saya ke pinggir jalan/trotoar, Dan disitu saya merasakan sedih yang amat mendalam sih biru saya mengalami kerusakan yang sangat parah, mulai dari stang bengkok sen kiri depan dan belakang keduanya patah, begitu juga dengan spion keduanya patah, undercrowl yang fungsinya untuk style terbaru dari sibiru pecah, dan bagian belakang motor bodinya hancur/kroak, bukan lecet tapi udah terkikis. dan setelah itu pun banyak warga yang berdatangan menghampiri saya dan pengendara yang menabrak saya. dan saya berinisiatif untuk mendatangi pengendara yang menabrak saya. dan saya bertanya, mas bawa motor yang betul dong jangan kebut"an ini jalan raya bukan circuit, dan pengendara tersebut menjawab, mas yang tidak melihat ke arah kiri coba mas lihat pasti tidak akan terjadi kecelakaan, dan akhirnya banyak warga yang bertanya-tanya kepada saya dan juga pengendara tadi. dan akhirnya pengendara yang menabrak saya tadi menelpon saudara sepupuhnya untuk meminta pertolongan, dan begitu juga saya menghubungi orang tua saya yaitu bapak saya untuk meminta bantuan agar menyelesaikan masalah ini. dan selang beberapa waktu ada seorang warga yang bilang kalau ingin menyelesaikan masalah jangan disini mas ayok kita kerumah saya, soalnya kalau dijalan raya bakalan mengundang warga untuk melihat. dan akhirnya saya dibawa kerumah warga, dan pengendara yang menabrak saya dibawah keklinik terdekat untuk mengobatinya, karena luka yang ia dapat sangat parah.

Bersambung. Ntar sore saya lanjutkan, tunggu kelanjutannya



logoblog

Thanks for reading Malam Minggu Yang Sial

Newest
You are reading the newest post

No comments: